Antara Aku-Bram-dan Si coki

Aku teringat saat kita berdua bertahan di tepi jalan dari panas terik matahari di siang bolong..
Vespa mogok lagi tuk kesekian kalinya, dan perjalanan kali ini pun terasa jauh lebih berat dan lebih melelahkan daripada mendaki gunung..
Vespa menjadi suatu kenangan tak terlupakan yang selalu menjadi bagian dari pertengkaran kita….
Cintamu padaku tak cukup besar untuk meyakinkan mu bahwa sudah tiba saatnya si coki menjadi rongsokan…
Vespa butut yang selalu saja menjadi bahan cemburuanku…
Meskipun buruk rupa, jelas dia lebih banyak mendapat perhatian mu dari pada aku yang jelas2 menemanimu setiap hari melewati hari-hari mu yang berat dan melelahkan..
Aku masih bisa tertawa mengingat bagaimana kita melaju dijalanan yang ramai dan menjadi bahan tontonan semua orang yang jengkel dengan ributnya suara mesin si coki….
Namun kau pun tetap melaju dengan angkuhnya….
Coba saja jika menggerutu dan bicara terlalu banyak, maka kau akan mengataiku si cerewet…si bawel….
Namun karena cintamu pada si coki lebih besar, maka kau lebih bisa menerima dia apa adanya…

Hahaha…ternyata kini aku bisa juga menjadikan si coki sebagai bahan lelucon..
Tidak lagi menjadikan nya sebagai saingan utamaku….
Apa kabar mu coki..?
Entah di mana kamu sekarang…
Yang jelas kini kamu terdampar di salah satu bengkel terburuk di jogja…

Tak dapat kubayangkan apa jadinya kita tanpa si coki…
Meski buruk rupa dan menjengkelkan, si coki lah yang selama ini menemani kita ke setiap pelosok kota yang kita jelajahi…
Dari mulai sarkem hingga kota gede….bahkan kaliurang sekalipun…
Apa jadinya kita tanpa si coki..?
Mungkin kita akan terlunta-lunta di sepanjang jalanan menapaki malam yang sepi tanpa angkutan kota…
Dan setiap malam minggu kita tentu akan terdampar di kamar yang sama tanpa kebisingan hiruk pikuk kota yang ramai di tengah malam..

Coki…aku kangen sama kamu…
Kita berdua bisa berbagi jika saja bersama…
Setidaknya, kita berdua pernah mencintai dan di cintai satu sosok lelaki yang sama…
Yang kini sama-sama meninggalkan kita….

Ah, coki….aku kangen suara ributmu itu…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s