ROCKER sialan !

“ Aku suka kamu ! “

Entah berapa kali ku ulang-ulang kata itu di telingamu. Namun setiap kali ku bicara kau selalu saja membisu. Ketika ku paksa bicara jawabmu selalu saja sama.

“ Aku gak tau harus bilang apa, speechless…”

“ Apa ?? “

Tolong beri aku nada yang lebih manis yang bisa membuatku mengerti tentang dirimu dan apa maumu.

Kau tak pernah bersikap seakan menginginkanku, namun kau juga seolah tak pernah menampik keberadaanku. Kau diam seribu bahasa dalam ketidak mengertianku yang hanya berputar-putar di sekitarmu.

Kau adalah sebuah misteri bagiku.

Gerai rambut panjangmu membuatku terpana ketika kau membenahinya dengan jemarimu itu. Ingin sekali aku menjadi gerai rambutmu untuk bisa merasakan lembut belaian jemarimu diantara helaian rambutku. Atau sekedar menjadi senar gitar yang biasa kau petik dengan rasa rock&roll mu itu. Tentu aku akan sangat bergairah menjadi dawai mu. Dan nada-nada yang tercipta adalah saksi atas rasa yang tikam tajam di dadaku yang selalu gemuruh karena mu.

Apakah kau sadar betapa naïf nya dirimu hingga membuatku merasa bergairah untuk membawamu terbang ke langit senja yang memerah yang akan membelah keluguanmu menjadi seorang lelaki gagah pun berani. Tanpa kau tahu ku selalu terlena dengan memimpikan bahwa suatu saat nanti kenaifan mu itu akan tersungkur di belahan dadaku, dan terus ku dekap dalam setiap malam yang hening, hingga kau rasakan benih-benih rinduku menggelayut di antara mimpi-mimpi indahmu.

Ketika suatu malam kita menuju sebuah bukit. Aku tak sanggup untuk tak memelukmu dan mendekap tubuhmu yang selalu menggoda ku dengan kehangatan. Namun lagi, kenaifan mu itu membuatku malu dan mati rasa. Begitu pun ketika kita terduduk berdua dengan segenap rasa yang membuat kita melayang-layang di antara batas khayal yang memabukkan. Ketika ku coba menggoda hatimu, kau malah terlelap dalam lamunanmu rock&roll mu itu. Tak henti kau bercuap-cuap terus menerus tentang Hendrix dan Morisson kebanggaanmu itu. Kau lebih tergila-gila pada mereka daripada pada seorang perempuan yang telah siaga memberi mu kehangatan yang liar.

Dinginnya malam membuat mu menggigil setengah mati. Mengapa tak kau dekap aku saja untuk menghangatkan dirimu dengan debaran jantungku. Aliran darahku mulai mendidih ketika kusaksikan kau membujur kaku menyerah pada malam yang membekukan mu. Dan aku tak cukup punya nyali untuk bicara.

“ biarkan aku memelukmu, sekali saja ! “

Setelah itu aku kan menyerah, karena ku tau kau takkan mencintai siapapun melebihi rock&roll mu itu.

Entah siapa yang tergoda dan entah siapa yang menggoda. Entah siapa yang bernafsu dan entah siapa yang membeku. Aku hampir saja menyerah pada kenaifan mu yang selalu membuatku mabuk kepayang padamu. Di balik siapa dirimu yang sebenarnya, tanpa kau sadari aura mu terpancar seperti sinar putih yang memilaukan hatiku. Membuat dadaku berdetak kencang hingga hatiku menggelepar-gelepar dalam impian-impian semu tentangmu.

Awalnya aku hanya ingin menggodamu, namun kini justru aku yang begitu tergoda olehmu. jika adam terusir dari surga karena godaan si buah khuldi. maka kau lah buah khuldi yang telah menelantarkanku dalam keadaan terkapar di bumi yang sunyi sepi. Bau tubuhmu menerbangkan semerbak wangi surga yang menggiurkan, membuatku mabuk oleh cinta yang tak pernah kau raih dari tanganku ini.

“ Now, I’m gonna love you
Till the heavens stop the rain
I’m gonna love you
Till the stars fall from the sky

For you and I “ *

Aih, aku adalah hawa yang kesepian yang merajut mimpi di antara bayang-bayang rock&roll gila mu itu. Aku perempuan yang terkalahkan oleh nada memabukkan blues sinting mu itu.

Ketika tatapan matamu mu tajam menusuk dadaku, ku bisa rasakan bahwa tak ada yang mampu menyilaukan mu selain blues yang menyenandungkan nada-nada memabukkan bagimu. dan aku hanya akan menjadi seorang pemimpi yang terjerembab dalam kegilaan mu itu. rock&roll sialan itu telah memperdaya kan ku dalam memperebutkan hati mu. bangsat!

Datanglah sekali saja ke rumah hatiku. Rebahlah di tempat yang telah ku rangkai dengan indah dan penuh ketulusan. Sekejap ku mohon padamu ; lupakanlah rock&roll mu itu dan lihatlah aku yang telah lama menunggu pandanganmu terarah padaku. sekejap saja !

Apa harus aku memohon padamu untuk menyingkirkan kegilaan mu pada rock&roll sesaat saja. Lalu ku paksa kau hanyut dalam sentuhan gairah ku yang tengah sekarat ini ? ataukah harus aku menjelma menjadi seorang shaman hanya untuk merebut perhatianmu ?

Kau begitu tergila-gila pada apa yang membuatmu memabukkan dan melayangkan mimpimu tentang rocker-rocker sialan pujaanmu itu. Kau meneguk air yang mampu membawa mu pada surga kegilaan. Tanpa pernah bosan kau jadikan dirimu gelas-gelas khayalan yang terisi gairah rock&roll sialan itu.

Maka, jadikanlah aku anggur yang kan memabukkan mu dengan gairah liarku. Dan kan ku isi dahagamu itu dengan keliaran tak berujung ala rocker yang kau impi-impikan. Lalu kita berbagi kegilaan di tengah malam dingin yang membeku pada hasrat kita. Kita bernyanyi lalu menari ;

“di sayidan di jalanan

angkat sekali lagi gelasmu kawan

di sayidan di jalanan

tuangkan air kedamaian”


“jangan kau takut pada gelap malam

bulan dan bintang semuanya teman

tembok tua tikus-tikus liar

iringi langkah kita menembus malam “ **


Aku mungkin gila ! ya, aku tergila-gila pada kenaifan mu yang membakar malam-malam sunyiku. Kau telah merebut tidur lelap ku dengan khayalan basi tentang dirimu yang bisu padaku. Aku terkapar dalam hasrat yang kau pancarkan lewat kesederhanaan campur kegilaanmu itu. Dan aku kecut ketika kau berada di sisiku. Semua keberanianku luluh lantah di hadapan mu.

Hei rocker sialan !

Sambutlah aku sekalipun hanya dengan kedipan matamu itu. Raihlah tangan yang telah lama ku sodorkan padamu semenjak beratus-ratus malam penantianku.

Jikapun kau tetap lebih mencintai rock&roll mu itu, biarlah aku menjadi pemuja setia kegilaan mu. Dan ketika bulan mulai menggelayut di kegelapan malam kan ku bisikkan di antara kedua telingamu ;

“ Come on baby, light my fire
Come on baby, light my fire
Try to set the night on fire
” ***

Jogja, 17 september 2005

* cuplikan lagu “ touch me “ by The Doors.

** cuplikan lagu “ di sayidan “ by Shaggy Dog

*** cuplikan lagu “ light my fire “ by The Doors

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s