Terperangkap dunia pena

Aku tak bisa berlari ke manapun lagi, semua arah telah melawanku.

Pijakanku tak mampu lagi bergeming. Diam beku sigap terkesiap.

Ragaku ini tak milik siapapun, tak jua diriku sendiri. Aku tak lebih sebuah titik yang menghidupkan nyawa ragaku hanya dengan jentikan jari. Aku melayang di antara batas antara ada dan tiada, terombang-ambing pikiran yang membutakan langkahku.

Aku hanya mampu hidup melalui pena ini. Lugas tegas tentang apa yang ada di fikiranku.. suaraku… Apa yang kurasa…apa yang kumau…

Pena ini adalah satu-satunya hal yang mampu jujur apa adanya.

Setiap bait kata yang kucoretkan adalah kesetiaan yang tak terbayar.

Aku adalah aku atau seseorang yang bukan aku.

Aku adalah abjad, kata, nada dan desahan….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s