Adikku sayang..

Adikku sayang,
Tahukan engkau betapa saat ini aku ingin berada di sampingmu
Menikmati saat-saat terakhir kita sebagai saudara yang masih lajang
Seharusnya aku ada di sana saat ini, berebutan bantal dan selimut kesayangan kita

Mengobrol di atas tempat tidur dan mengunci pintu kamar
Lalu kita saling berbagi tentang segala..
Segala segala yang kita alami dan rasakan selama kita terpisah
Lalu aku akan mengganggu tidurmu
Dan kau akan marah-marah dan membisu padaku

Adikku sayang,
23 tahun sudah aku bersamamu melalui hidup ini
Meskipun jarak seringkali memisahkan kita
Dan hanya sesekali kita bisa berkumpul dalam setahun
Namun aku selalu merasa engkau selalu dekat denganku
Engkau begitu dekat di hatiku
Engkau lah satu-satunya orang di rumah yang mengerti dan memahamiku
Bahkan seringkali berkorban banyak untukku..
Engkaulah tempat ku bercerita tentang rasa marahku
Padamu aku berbagi suka dukaku
Dan padamu jua aku melimpahkan kasih sayangku diam-diam
Seringkali kau hanya menulis di secarik kertas putih
Saat kau tak tahu lagi bagaimana mengungkapkan isi hatimu padaku
Dan setiap kali aku membaca tulisan yang kau selipkan di bukuku
Pada saat itu juga air mataku bercucuran
Betapa kau pun menyayangiku…

Adikku sayang,
Aku telah lebih banyak membiarkanmu melihatku berduka dalam diamku
Membuatmu harus memikul beban yang seharusnya tak kau pikul
Aku telah memaksamu untuk lebih dewasa dariku agar aku bisa berlindung padamu
Aku pun tahu kau diam-diam seringkali membenciku karena perbuatanku itu
Dan aku pun tahu kebencianmu itu datang dari cinta kasihmu yang begitu besar

Adikku sayang,
Aku ingin berada di sana…
Di antara barisan keluarga yang akan menghantarkanmu pada kehidupan baru
Aku ingin menyaksikan engkau melangkahkan kaki menuju kekasihmu
Aku ingin memelukmu sesaat sebelum kau seutuhnya menjadi milik orang lain…
Aku seharusnya berada di sana, aku ingin berada di sana…
Namun apa dayaku saat ini, aku tak mampu meraihmu…
Aku tak mampu berada di sana…
Dan disinilah aku sekarang,
Menahan rindu yang berkobar-kobar di hatiku…
Menahan amarah yang bergejolak di dadaku…

Adikku sayang,
Aku hanya bisa mengirimkan doa untukmu
Doa dalam kasih yang terdalam
Doa dengan pengharapan yang besar
Doa untuk kebahagiaan…

Suatu hari ketika masa yang telah tuhan tentukan tiba
Aku kan pulang..
Kita kan berkumpul bersama lagi di rumah kecil kita
Kita kan menikmati saat-saat sebelum tidur kita..
Yup suatu hari nanti pasti terjadi
Aku kan pulang dengan memiliki harga diri
Aku kan membawa kebanggaan bagi seisi rumah kita
Sesuai janji tuhan…
Tuhan membuat segala sesuatu indah pada waktunya !

You’ll walk without me
Coz you finally found someone
To share to lean on to laugh to love and to be loved
But I’ll keep beside you
Standing right there for you
Whenever and wherever you need me
As we used to be…
And here I’am..
Wishing you fully blessed and happiness…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s