Selamat jalan sayangku rino..

aku kembali ke sana dan sisa bau nafasmu masih tersisa di sudut-sudut kamar yang kotor dan jendela tanpa kaca. wanita penjual bunga tak lagi ada di seberang jalan tapi aku masih menyisakan kenangan tentang kita padanya. langit yang cerah mengantar kepergianmu. aku tak boleh menangis, kataku. meskipun sisa kecupan masih terasa hangat di mataku, aku bahagia, kataku. hampir jam 6 sore dan langit mulai redup. aku tahu kamu mengirimkan pesan untukku, langit menerjemahkannya dengan lembut.kau tengah memikirkanku di awal perjalananmu, selamat jalan sayangku…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s