Selamat pagi meja bundar

Selamat pagi meja bundar, aku
datang kembali pagi ini. Bukan, aku tak datang seperti biasanya, coba lihat
pantulan wajahku di layar ini, aku tampak berseri bukan? Kenapa kulit kayumu
tampak usang, tak adakah yang merawatmu dengan kasih ? kau adalah keturunan
murni kayu sejati namun apa ada yang peduli ? lihat berapa banyak cat yang
tertumpah di atasmu, namun mereka tak juga menyapamu. Berapa banyak rahasia dan
obrolan yang kau simpan dengan setia dalam buku-buku kulitmu tapi kau tetap
sendiri.

Selamat pagi meja bundar,
terimakasih. Setiap pagi kau setia mendengarku. Tentang cinta ini, kaupun
mengerti.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s