Kepada kedua saudara lelakiku

Aku punya kabar gembira bro, beberapa waktu yang lalu Ummi Inna mengatakan sesuatu yang indah kepadaku : Jika kita merasa tak menemukan jalan lain, buntu. itu artinya kita semakin dekat pada tujuan, tinggal menunggu waktu.
jangan khawatir bung, jika tuhan masih memelihara kita dari terik panas dan dahaga maka tuhan pun kan membukakan jalan bagi pejuang puisi macam kita. ayam saja masih di beri rejeki di tanah gersang, apalagi kita yang mencintai keindahan kata dan jiwa. tuhan sedang bercanda, di pikirnya kita tak serius berkarya. ah apa iya?
aku pun kadang menahan lapar, namun ku pikir dalam lapar seringkali kita belajar menjadi bijak. apa artinya bulir padi bagi mereka yang memiliki semangkuk gandum? benar apa yang kau bilang bung danto, kita syukuri saja apa yang ada hari ini. kita masih saling memiliki saja sudah hadiah yang sangat indah. dalam kata dan rima kita berbagi impian, saling mengikat hati menjadi barisan yang tangguh.
aku menjauh dulu bro, sementara saja sampai aku mampu. agar nanti sepiring nasi tak lagi masalah, agar kamu mas jewe tak perlu lagi mengisap tembakau tak jelas rasanya itu. do’akan aku dan ku kirim juga do’a untuk kalian.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s