Blog

every little sweet bad things

Seringkali aku berjalan di belakang lelaki ini. Menatapnya dari jauh dan berfikir ‘apa yang kusuka dari lelaki ini?’. Ada saat-saat dimana aku merasa bodoh menyukai lelaki ini, mempertanyakan diriku sendiri mengapa aku mau menghabiskan waktu bersamanya, dan terus menerus menjadi seorang ‘conformist’ tanpa mempedulikan ego-ku. Aku masih sering berjalan di belakangnya. Menikmati gaya jalannya yang […]

More

Good to see you again

you’ve been missed for so long time goes by and I keep working on my own counting the stars talking to the banana tree listening to the song about you and I keep working on my own and finally, you come home, feels good to see u again feels glad to see u smile again […]

More

Quimby – most múlik pontosan

i fallin in love to this hungarian song since the first time i heard it. when i found the translation, never tought that this song will tell the story that i’ve experienced recently.. Quimby : Most múlik pontosan Most múlik pontosan, Engedem, hadd menjen, Szaladjon kifelé belőlem Gondoltam, egyetlen nem vagy itt jó helyen, nem […]

More

Maaf..

aku baru menyadari bahwa ternyata situasi ini tak mudah, aku tak tahu bahwa melalui ini akan sulit. aku sungguh tak tahu sebelumnya. aku minta maaf, aku merasa sangat bodoh mempertanyakan hal yang seharusnya bisa kutahan dan kupahami tanpa butuh jawabannya. aku tidak tahu bagaimana cara memperbaikinya, mulutku terlalu kaku untuk menyampaikan semua ini padamu. kepalaku […]

More

Kunang-Kunang

Seandainya bisa, aku ingin sekali memelukmu sebelum kereta berangkat. Tapi mencium pipimu saja sudah cukup membuatku lupa segalanya. Kakiku melangkah tapi sebagian diriku bergerak mundur mencium bau tubuhmu. Kereta mulai melaju, bayanganmu di kaca jendela akan kubawa hingga ke Jakarta. Ah, aku betul jatuh cinta. Sayangnya, jatuh cinta ketika semuanya telah berakhir. Mas, kadang aku […]

More

What is love?

Sebuah kisah tentang manusia pertama yang bukan lelaki bukan juga perempuan. Sang androgynous yang terperangkap dalam surga yang sepi. Sang pohon apel penggoda berhasil membuatnya terusir dari tanah suci, hingga tuhan pun mengirimnya ke bumi terpisah menjadi dua bagian, sang lelaki dan perempuan.Sejak saat itulah pencarian akan cinta dimulai. Berawal dari rasa sepi yang menyengat […]

More

Sekat 7.000 mil

Terkadang aku bertanya, mengapa tuhan memberi pertanda pada pertemuan pertama kita. Mengapa begitu mudahnya aku melihat diriku di dalam dirimu. Bak sebuah angin semilir di tengah panas yang membakar, aku mencium bau hidupku di antara bau nafasmu. Cinta 7.000 mil yang terpisah oleh sekat jarak, budaya, agama, nasionalitas, dan krisis global. Huh, yang terakhir ini […]

More

Poni miring dan cinta 7.000 mil

Harusnya aku bahagia memiliki poni miring yang indah. Poni miring dengan potongan kacau dan acak hadiah perpisahan dengan sahabatku, Piero. Wajahku semakin bulat dan genit, seperti dora the explorer, kata beberapa temanku. Ah, aku tak suka Dora dan tetap saja aku tak bahagia. Malam ini aku menatap dinding kamarku yang berdebu, kayu-kayunya mulai rusak, nyamuk-nyamuk […]

More

Kaki jadi Kepala, Kepala jadi Kaki

Genap satu bulan aku memulai usaha warung kecilku. Ternyata memulai bisnis bukan suatu hal yang mudah, cari duit susahnya minta ampun. Kepala jadi kaki, kaki jadi kepala, bahkan itupun belum cukup. Aku kehilangan waktu bersama teman-temanku, menghilang dari aktifitas seni dan menulis, bahkan tak sedikit kukorbankan barang-barang berharga ku hanya untuk memastikan warung ini akan […]

More

Tak ada sunset kali ini

Kediri. Sabtu, pkl 14.30 Hujan masih deras saat aku dan tika turun dari bis. Kami berteduh di halte bis, sebelum melanjutkan perjalanan dengan becak menuju statsiun. ” Kereta telat, solo banjir” tika mengulangi kabar yang baru saja dikirim kapit lewat sms. kami terlalu lelah untuk meneruskan percakapan. kupandangi hujan dalam diam,lalu meneruskan perjalanan. kereta baru […]

More